Monday, December 10, 2018

5 Tips Penuhi Kebutuhan Serat Si kecil bersama Susu SGM


Si kecil susah makan buah dan sayur? Coba 5 tips berikut dan berikan Susu SGM untuk memenuhi kebutuhannya dalam masa pertumbuhan 

Susu SGM kini hadir dengan inovasi terbaru untuk memenuhi kebutuhan si kecil akan serat yang sehat. Seperti halnya orang dewasa, anak-anak juga memiliki kebutuhan serat alami untuk pertumbuhannya. Selain itu sejumlah vitamin dan mineral dalam buah dan sayur, juga berperan dalam pertumbuhan dan perkembangannya di masa-masa emas. Namun ada kalanya si kecil enggan dan rewel untuk mengonsumsinya. Karena itulah SGM membantu para Bunda dengan memberikan solusi terbaik bagi si kecil yang susah makan buah dan sayur.



Inovasi terbaru menghadirkan Susu SGM Eksplor 3 Plus dengan Buah dan Sayur untuk usia 1 hingga tahun dan SGM Eksplor 5 Plus buah dan sayur. Susu pertumbuhan ini diformulasikan dengan ekstrak buah dan sayur sebagai sumber serat, vitamin, dan mineral untuk membantu pertumbuhan si kecil.  Jika anak rewel atau menolak untuk makan diet seimbang, cobalah tips sederhana ini.

1. Coba dan coba lagi

Anak-anak mungkin memiliki preferensi makanan yang berbeda, yang dapat berubah dari hari ke hari. Yang paling penting adalah bersabar dan terus menawarkan buah dan sayuran pada anak setiap hari, bukan hanya jenis yang ia sukai. Jangan khawatir jika anak hanya makan sedikit atau tidak sama sekali.  Teruslah menyajikan buah atau sayuran dan bersikap positif. Jika tidak berhasil pada awalnya, coba lagi. Beberapa anak mungkin perlu diberi makanan baru beberapa kali, hingga 10 kali atau lebih, sebelum mereka mencobanya. Tujuannya adalah menjadikan waktu makan sebagai pengalaman positif dan jumlah yang dikonsumsi merupakan langkah maju.

2. Berikan contoh

Orang tua memiliki peran penting sebagai teladan peran.  Makan bersama keluarga berarti bahwa anak diberi kesempatan untuk belajar dan menonton orang tuanya menikmati berbagai makanan bergizi, dan dia akan lebih mungkin untuk bergabung. Jika anak menolak makan buah dan sayuran yang ditawarkan, hindari memaksa atau mengomel. Karena ini akan membuat waktu makan tidak menyenangkan bagi keluarga. Bahkan bisa jadi anak Anda akan mengasosiasikan makanan dengan perasaan buruk.

3. Berikan reward

Cobalah untuk mendorong konsumsi buah dan sayuran dengan memberikan hadiah seperti stiker atau salah satu kegiatan favorit si kecil. Perhatikan bahwa ukuran porsi anak kecil bervariasi sesuai usia, selera makan, dan tingkat aktivitas. Jadi mulailah dengan memberinya makanan dalam porsi cukup dan secara bertahap tingkatkan dari sana.

4. Libatkan si kecil

Anda juga dapat meningkatkan ketertarikan anak terhadap buah-buahan dan sayuran selama berbelanja dengan mengajak mereka terlibat dalam memilih buah dan sayuran. Ini juga merupakan kesempatan mengajar untuk memberi tahu dia lebih banyak tentang buah dan sayuran yang berbeda. Ketika tiba di rumah, ia juga dapat membantu mencuci dan menyiapkan buah dan sayuran di dapur.

5. Jadikan itu menyenangkan dan lezat

Anak-anak juga dapat memiliki preferensi khusus untuk rasa, tekstur dan penyajian makanan mereka. Mereka yang lebih menyukai tekstur yang lebih renyah mungkin lebih baik menggunakan sayuran mentah daripada sayuran yang dimasak. Mungkin juga lebih menarik jika buah dan sayuran berwarna berbeda disajikan bersama. Mulai dengan sayuran yang lebih manis dan lebih berwarna seperti labu, jagung, kembang kol atau wortel. Gabungkan jenis sayuran lain saat anak sudah terbiasa memakannya.

Buah dan sayuran dengan warna berbeda mengandung jumlah vitamin, mineral, dan antioksidan yang berbeda. Makan buah saja dapat berarti kehilangan nutrisi yang ditemukan dalam sayuran. Dengan demikian, penting untuk menerima manfaat dari berbagai macam nutrisi penting ini dengan mengonsumsi berbagai buah dan sayuran.

Itulah tadi 5 tips untuk mengajak si kecil makan buah dan sayur. Jangan lupa berikan susu SGM untuk melengkapi nutrisi pertumbuhannya. Di atas segalanya, bersabarlah dan jangan pernah menyerah mencoba.



EmoticonEmoticon