Monday, December 31, 2018

Sayur dan Buah Pelancar ASI



Sayur dan buah tertentu, bisa menjadi makanan pelancar ASI. Sayur dalam khazanah boga (kuliner) Nusantara biasanya mengacu pada pendamping nasi dengan bahan utama sayur-mayur dengan atau tanpa kuah. Kuah untuk sayur dapat cair, seperti misalnya sayur bening, hingga agak kental, seperti gulai. Sayur yang "kering" (tanpa kuah) misalnya adalah gudeg dan asinan.

Sayur pada umumnya berbahan baku bagian tumbuhan (daun, buah, biji, akar, atau batang) yang lunak dan dapat dicampur dengan sumber lain, seperti daging (ayam atau sapi), hasil laut/ikan, atau produk olahan, seperti tempe, tahu, atau oncom. Pendamping lain selain sayur adalah lauk. 

Buah adalah organ pada tumbuhan berbunga yang merupakan perkembangan lanjutan dari bakal buah (ovarium). Buah biasanya membungkus dan melindungi biji. Aneka rupa dan bentuk buah tidak terlepas kaitannya dengan fungsi utama buah, yakni sebagai pemencar biji tumbuhan.

Anda ingin ASI yang deras dan lancar? Ketujuh sayur dan buah di bawah ini dikenal dapat menjawab kebutuhan Anda.


Labu Siam

Mengandung asam folat, vitamin C, dan K, seng (zinc), mangan, vitamin B6, magnesium dan kalium. Dibutuhkan untuk ibu menyusui yang memerlukan asam folat dua kali lipat dari perempuan yang tidak menyusui. Asam folat dibutuhkan bayi untuk  pembentukan sel, hemoglobin dalam darah, serta perkembangan jaringan tubuh.

Bayam

Mengandung vitamin B6, zat besi, protein, thiamin, ribloflavin, asam folat, kalsium, magnesium, fosfor, kalium, vitamin A, C, E, dan K.
Pilih bayam warna pekat (hijau atau merah) sebagai salah satu ciri mengandung karoten lebih banyak. Karoten bermanfaat untuk melawan radikal bebas.

Pepaya

Mengandung vitamin A, vitamin C, asam folat dan kalium.
Kandungan kalium akan menambah energi ibu menyusui, serta ikut memengaruhi suasana hati menjadi positif dan bahagia.

Kacang Hijau

Mengandung protein, tiamin (vitamin B1), zat besi, asam folat, magnesium, fosfor, kalium dan mangan.  Tiamin atau vitamin B1 berperan mengubah karbohidarat menjadi energi, yang sangat dibutuhkan oleh ibu menyusui.

Wortel

Merupakan jenis makanan yang kaya vitamin A, selain itu juga mengandung vitamin C, kalsium, zat besi, vitamin K, kalium, folat, mangan, fosfor, magnesium, vitamin E dan seng. Vitamin A berguna untuk melindungi sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan ketahanan tubuh Anda dan bayi terhadap infeksi.

Daun katuk

Mengandung protein, kalium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1 dan vitamin C. Namun, daun katuk berbahaya jika dikonsumsi tanpa dimasak atau dimasak tidak matang karena dapat menyebabkan keracunan.

Semangka

Mengandung vitamin A dan C, kalium serta asam folat. Selain dapat mencukupi kebutuhan vitamin A ibu menyusui, kadar air yang tinggi pada semangka juga baik untuk asupan cairan tubuh.

Demikianlah makanan pelancar ASI. Semoga para ibu bisa bahagia karena bisa menyusui anaknya dengan baik.


EmoticonEmoticon